Kebebasan
October 18, 2009
akhir2 ini banyak banget kejadian yang menimpa saudara2 kita di negara ini, dari mulai masalah bank yang ngga ada habisnya, sampe gempa yang sangat besar yang terjadi di padang kemaren, sebenrnya gw ngga mau ngomongin masalah bencana, tapi lebih kepada ide2 atau gagasan kemaren sempet cek email n dapet email tentang lomba nulis artikel kebebasan, topiknya macem2 tapi kita bisa menuliskan berbagai macam ide2 kreatif kita kalo mau ikutan juga lumayan banyak hadiahnya… nah ini salah satu postingan gw yang judulnya bebas bukan berarti sebebasnya…
Laskar Pelangi sebuah film yang diangkat dari novel yang berjudul sama dengan filmnya. Di film ini kita diajarkan untuk menghargai sekolah, banyak dari kita yang tidak menghargai sekolah, seringkali kita sekolah hanya karena orang tua kita menyuruh sekolah, tapi tidak untuk anggota laskar pelangi ini, mereka memang disuruh orang tua mereka sekolah, tapi ketika sekolah mereka terancam bubar karena kepala sekolah mereka meninggal, dan guru satu2nya disekolah itu tidak mengajar, mereka tetap semangat untuk sekolah dan mereka berinisiatif untuk belajar, aku sangat terkesan oleh salah satu tokoh yang bernama Lintang.
Seorang anak nelayan yang harus melewati berbagai halangan untuk sampai di sekolahnya, ia harus berangkat paling pagi dari teman2nya untuk sekolah, karena rumahnya sangat jauh dari sekolah, ia hanya menggunakan sepedanya untuk sekolah, dan setiap hari ia harus menunggu buaya lewat untuk bisa melanjutkan perjalanannya, hujan dan panas tidak mengurungkan niatnya untuk sekolah, ia sangat haus akan ilmu. Tapi cita2nya kandas saat ayahnya pergi melaut dan tak kunjung pulang, padahal hari itu ia baru saja memenangkan lomba cerdas cermat. Coba kita tengok lagi diri kita, kadang gara2 hujan saja kita tidak sekolah, pilek sedikit nggak sekolah. Aku jadi sangat tersentuh dengan adegan itu, sampai aku menulis cerita inipun aku masih sempat menangis.
Apakah semua keinginan dalam mencari ilmu harus terbatasi dengan ketidak mampuan kita akan biaya? kebasan macam itulah yang harusnya kita perjuangkan, saat ini masih banyak sekali anak-anak yang tidak mampu dan memiliki kemauan untuk belajar tapi kurang beruntung dalam keuangannya sehingga mereka tidak bisa sekolah, pemerintah saat ini sudah mulai memperhatikan masalah ini. Tapi mungkin belum seluruhnya tercover, seperti sekolah swasta yang sampai saat ini masih sangat mahal biayanya.
Seandainya saja kebebasan dalam memperoleh pendidikan itu didukung penuh oleh seluruh sekolah swasta dengan menyediakan 5% jumlah kursi untuk anak-anak kurang mampu, dengan memberikan mereka beasiswa (mereka harus selalu mempertahankan nilai untuk tetap mendapatkan beasiswa), maka jumlah anak-anak kurang beruntung seperti Lintang akan berkurang…
semoga ini dapat terwujud
nah untuk linknya temen2 bisa daftar di sini langsung daftar aja yaa, kalo udah jangan lupa vote gw… di sini
see u there ya guys











