Pulang ke Wonogiri.
October 6, 2008
Liburan lebaran kemaren, aku sempet hilang dari dunia maya… huehehehe… melepaskan diri dari berbagai kesibukan pekerjaan dan juga kesibukan perkuisan.. hehehe…. Alhamdulillah sebelum lebaran kemaren wajahku sempat terpampang sebagai pemenang di Detikinet… jarang2 juga kan aku bisa nampang disana…

Alhamdulillah juga namaku terpampang di kompas… sebagai pemenang mudik bareng HP, tepatnya kompas tanggal 23 September 2008, di halaman 30, sayang belum sempet aku scan korannya keburu ngilang…
Aku dan keluargaku memang sudah berencana pergi ke wonogiri ke tempat kelahiran ibuku, kami yang terdiri dari aku, adikku ricky, ibuku, ayahku, lek musni, om sulis, Tia, dan Dimas. Kami semua memang berniat pulang kampung bersama.
Kamipun berangkat hari sabtu malam jam 12 dari rumah lekku yang berada di Bekasi. Kami memulai perjalanan dengan setengah mengantuk, karena dari siang kami semua tidak tidur. Di perjalanan aku melihat banyak sekali motor yang pulang kampung juga.
Selama perjalanan kami semua di temani oleh rombongan motor yang tidak sedikit membawa barang-barang dan anak-anak mereka yang masih kecil untuk dibawa bersama pulang kampung.
Sepanjang perjalanan kami jalani dengan senang, karena sementara waktu jalanan masih ramai lancar, sekitar jam satu malam kami sampai di tol cikampek, keadaan mulai ramai dan perjalanan kami mulai tersendat, banyak sekali kendaraan yang menuju daerah pantura, fikirku keadaan ini tidak akan lama. Tapi kira-kira jam setengah 4 pagi kami masih di tol Cikampek, karena memang malam itu macet total, mobil yang kami naiki hanya bisa berjalan paling kencang 20km/jam, bahkan kadang berhenti. Akhirnya kami memutuskan untuk sau di warung padang terdekat. Kami sahur seadanya dan mencari mushala terdekat untuk solat, dan berharap jalanan akan lancar.
Apa yang kami harapkan tidak sesuai dengan kenyataannya. Mobil kami kembali terjebak dalam keramaian tol cikampek, sampai matahari bersinarpun kami masih berada di tol cikampek, ayahku yang mengendarai mobil mencoba bertanya pada supir bus malam yang kebetulan bersimpangan dengan mobil kami, dan supir bus malam itu bilang kalau macet ini akan berakhir di Tegal. Dengan wajah penuh kelelahan kami semua pasrah, sampai waktu berbuka kami belum keluar dari kemacetan, untunglah Dimas dan Tia masih kecil jadi mereka nggak puasa dan makanan mereka bisa menjadi makanan buka untuk kami semua.. kasian juga sih jatah mereka kita makan… hehehe….
mau gimana lagi kalau kita ikut berhenti dan buka puasa di warung, kita nggak akan keluar2 dari macet, makanya saat berbuka orang-orang kebanyakan berbuka dan beristirahat, dan waktu mereka sedang beristirahat otomatis jalan yang kami lalui agak lenggang, dan akhirnya ayahku melanjutkan perjalanan hingga kita menemukan masjid terdekat dan kami berhenti hanya untuk solat, dan kami melaju hingga tegal…. dan benar selepas tegal, jalanan sudah agak lengang, dan kamipun berhenti untuk makan malam, kami melanjutkan perjalanan hingga akhirnya datang waktu sahur lagi, kami sahur di daerah boyolali..
Setelah sahur dan solat shubuh kami melanjutkan perjalanan dan kami sampai di Wonogiri kira2 jam setengah 7 pagi 28 September 2008. gile… kita menghabiskan waktu kira2 30 jam perjalanan, bagi ayahku waktu tempuh segitu biasanya bisa sampai Bali….
Kamipun sampai dan disambut oleh mbahku, dan kedua lekku. Kami disana sampai hari jumat tanggal 3 Oktober 2008, ayahku nggak mau pulang hari sabtu karena takut terjebak macet lagi. Di sana aku bertemu dengan saudara2 ku yang sudah lama tidak bertemu, memang keluargaku jarang sekali mudik saat lebaran, biasanya kami mudika pada saat libur sekolah atau libur kuliah. Tapi semua ini sangat bermakna bagiku, kebetulan hampir semua keluarga dari pihak ibuku mudik,jadi kami bisa saling melepas rindu. Yang paling unik disana adalah kebudayaan pada saat hari raya, disana berbeda dengan di Jakarta.
Di Jakarta biasanya pada saat lebaran selepas solad ied, masyarakat beramai2 saling bersilahturahmi atau berkumpul disuatu tempat untuk saling bermaafan. Tapi lain kalo di Desa ibuku, di sana para bapak2nya berkumpul di rumah2, mereka berpindah dari rumah kerumah mengadakan semacam acara kenduri. Tapi di sana mereka menyebutnnya “Kondangan” aku fikir tadinya ada hajatan atau apa, eh nggak taunya yaa kenduri itu…
Yang jelas aku senang pulang kampung kali ini, aku bisa berkumpul dengan saudara2ku dan aku bisa lebih mengenal mereka, berikut beberapa foto2 yang udah aku upload.
Btw Mohon Maaf Lahir Bathin yah Teman2…









selamat ya!
mudik ternyata seru juga yah!
wekekkekek!
Comment by trendy — October 6, 2008 @ 4:47 pm
met lebaran ya maap lahir bathin, cerita mudiknya seru. sekarang dah balik ya?
Comment by ayas — October 7, 2008 @ 12:20 pm
bener-bener Qrens
Comment by Wempi — October 7, 2008 @ 2:18 pm
hadiahnya apa mba? kan katana menang lomba
maaf lahir batin juga
Comment by erwan — October 8, 2008 @ 11:42 am
wuih.. seru juga ya… wonogirine ngendi? cedhak gajahmungkur ya?
Comment by kitt — October 8, 2008 @ 1:39 pm
aku juga mudik ka, tapi naik kreta pokoknya mpet2an dah. I wanna say, minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir bathin. hopes this lebaran be a new state our success. Amin. Regards seno n family.
Comment by seno — October 9, 2008 @ 9:55 am
Kapan pulang mbak?
Comment by Bolasinema — October 9, 2008 @ 2:40 pm
@seno&Trendy: iya… jadi pingin lagi…

@ayas&bolasinema: iyah udah balik ke jakarta…
@Wempi: thanks
@erwan: hadiahnya printer n voucher Flazz BCA
@kitt: iyo cerak gajah mungkur…
Comment by ekaqren — October 9, 2008 @ 3:04 pm
enaknya mudiiikkkk…bw aku juga wonogiri loh…tpi jauh dari gajah mungkur, jangan2 kita sodaraan mbae? hihihi…
Comment by ayu — October 9, 2008 @ 3:53 pm
nih orang ikut kuiz mlulu ya!!
oya, kalo di karang tengah kebiasaan keliling rumah itu malam sebelum idul fitri. sama kayak di jogja.
Comment by dHarto..!! — October 10, 2008 @ 11:37 am
wah, ikutan kuis menang mulu ‘ka .. *mode: iri”. selamat yah, wah mudik juga, jd yg kmrn itu printer mana yg dijual ?!@# hihi.
oiya, mina aidin wal faidzin yah ..
Comment by atrix — October 12, 2008 @ 6:25 am
sudah sampe wonogiri, mbok iyao mampir ketempatku, wonogiri juga …..hehehhe
Comment by Mas Roes — October 14, 2008 @ 4:12 pm
gimana menjelajah wonogirinya …
Comment by yoedith — October 20, 2008 @ 12:38 pm